Berita

Wahyu Suryono Pratama dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) terpilih sebagai Koordinator Pusat BEM SI periode 2021-2022/Net

Nusantara

Diikuti 132 Perguruan Tinggi, Munas BEM SI Tetapkan Universitas Negeri Semarang Sebagai Koordinator Pusat

SABTU, 03 APRIL 2021 | 01:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) XIV menetapkan Wahyu Suryono Pratama dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai Koordinator Pusat BEM SI periode 2021-2022.

Keputusan ini diambil dari voting 132 perguruan tinggi sebagai anggota BEM SI melalui forum munas yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat.

Wahyu Suryono mengungkapkan, penunjukan Unnes sebagai Korpus BEM SI 2021 sah secara adiministratif maupun keanggotaan BEM SI.


Dia mengatakan 132 perguruan tinggi menyatakan menolak tegas munas tandingan yang digelar di Universitas Andalas (Unand) Kota Padang yang diikuti oleh 36 perguruan tinggi.

“Bentuk arogansi panitia yang tidak mengakomodir forum untuk menampung 18 perguruan tinggi yang berujung pada aksi solidaritas 132 perguruan tinggi kompak untuk Walkout," kata Wahyu Suryono Pratama dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/4).

"Pada akhirnya, (132 perguruan tinggi) menyelenggarakan musyawarah nasional sendiri ke XIV yang lebih diplomatis dan legal, berlandaskan pada kesepakatan forum dan tata tertib yang berlaku pada musyawarah BEM SI ke XIV,” sambungnya.

Wahyu mengungkapkan 132 perguruan tinggi yang sepakat menggelar munas memastikan sudah mengajak 36 perguruan tinggi yang bertahan di Unand. Namun, ajakan itu tidak direspon hingga keputusan sidang forum menetapkan dia sebagai Korpus BEM SI periode 2021-2022.

“Musyawarah Nasional BEM SI ke XIV yang diselenggarakan oleh 132 perguruan tinggi merupakan munas yang sah dengan narasi persatuan dan non diskriminatif. Tidak lupa, Munas BEM SI ke-XIV oleh 132 perguruan tinggi secara terbuka mengajak 36 perguruan tinggi yang belum bergabung untuk bergabung," terangnya.

"Namun, sampai Munas BEM SI ke-XIV yang diselenggarakan oleh 132 perguruan tinggi selesai pada pukul 21.00 WIB, tidak ada tanggapan dari pihak 36 perguruan tinggi tersebut,” imbuhnya.

Wahyu mengungkapkan BEM SI pada dasarnya tidak mengalami krisis kepemimpinan. Di mana Munas BEM SI ke-XIV yang diselenggarakan oleh 132 perguruan tinggi telah memandatkan Universitas Negeri Semarang sebagai koordinator pusat yang diikuti dengan mandat kepada koordinator wilayah dan koordinator isu.

“Mandat yang diberikan kepada Universitas Negeri Semarang sebagai koordinator pusat dan jajaran koordinator wilayah dan isu lainya berlandaskan kesepakatan dan hasil musyawarah forum yang terdiri dari 132 perguruan tinggi. Sehingga bentuk mandat yang diterima merupakan mandat yang sah dan terlegitimasi oleh 132 perguruan tinggi dari berbagai macam wilayah,” jelasnya.

Wahyu menambahkan 132 perguruan tinggi ini akan terus mengajak dialog bersama 36 perguruan tinggi versi Munas Unad yang masih enggan bergabung.

Dia mengajak Aliansi BEM SI sesuai dengan nilai kebersamaan dan persatuan sebagaimana Piagam Persatuan BEM SI XIV.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya