Berita

Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Bob Wahyudin/Net

Kesehatan

Soal Rencana Sekolah Tatap Muka, Dokter: Lihat Situasi Setelah Lebaran

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 15:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana pembukaan sekolah tatap muka alangkah baiknya tidak segera diputuskan dan mempertimbangkan situasi penyebaran kasus Covid-19 pasca Idul Fitri.

Begitu yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Bob Wahyudin dalam diskusi virtual Bincang Sehat pada Jumat (2/4).

Menurut dr. Bob, meski data saat ini menunjukkan terjadi tren penurunan kasus Covid-19, namun banyak perkembangan yang memungkinkan terjadi, terlebih dengan adanya bulan Ramadhan dan Idul Fitri.


"Dari April ke Juli itu kan masih lama. Berdasarkan pengalaman itu kan setelah Idul Fitri, setelah liburan, walaupun mudik dilarang, terjadi lonjakan kasus," jelasnya.

Meski pemerintah telah melarang mudik dan mulai melakukan program vaksinasi, tetapi ia mengimbau agar pemerintah dan masyarakat tidak bereuforia.

Ia pun menyarankan agar keputusan terkait pembukaan sekolah tatap muka dapat dilakukan setelah Idul Fitri.

Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah menargetkan agar semua sekolah dapat dibuka untuk tatap muka pada Juli 2021.

Pembukaan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi tenaga pengajar.

Menanggapi vaksinasi untuk tenaga pengajar, dr. Bob juga mengingatkan bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia saat ini adalah berasal dari Sinovac yang memiliki efikasi 65 persen.

Dengan begitu, infeksi Covid-19 masih dapat terjadi, dan tenaga pengajar pun masih bisa menularkan virus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya