Berita

Vaksin Covid-19 Sinovac/Net

Kesehatan

Sinovac Tancap Gas, Siap Produksi 2 Miliar Dosis Vaksin

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 10:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan biofarmasi China, Sinovac Biotech mengklaim siap untuk menggandakan kapasitas produksinya menjadi 2 miliar dosis vaksin Covid-19 per tahun.

Jurubicara Sinovac pada Jumat (2/4) menyebut penggandaan akan dilakukan di pabrik produksi ketiga yang berlokasi di Beijing. Saat ini pabrik sudah mulai membudidayakan sel tempat virus corona akan tumbuh, dan prosedur tersebut bisa memakan waktu relatif lebih lama.

Mengutip Reuters, Sinovac tidak mengatakan kapan akan memproduksi 2 miliar dosis vaksin CoronaVac.


Sejauh ini Sinovac sudah mengirim lebih dari 200 juta dosis vaksin CoronaVac secara global, naik dari 160 juta dosis yang diumumkan pada 22 Maret

Diperkirakan lebih dari 100 juta dosis telah diberikan di seluruh dunia.

CoronaVac menjadi vaksin pertama yang digunakan di Indonesia. Selain membeli langsung dari pabrik, Indonesia, melalui Bio Farma, juga bekerja sama untuk memproduksi CoronaVac di dalam negeri.

Total vaksin Sinovac yang telah diterima Indonesia dalam produk jadi adalah 3 juta dosis. Sementara total bulk atau bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac yang akan diterima Indonesia sebesar 140 juta dosis, yang akan dikirim dalam empat tahap.

Pada April, Indonesia akan mendapatkan 30 juta bulk dari Sinovac.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya