Berita

Gubernur Papua Lukas Enembe/Net

Dunia

KBRI Belum Bisa Pastikan Kabar Gubernur Papua Lukas Enembe Melintas Secara Ilegal Ke Papua Nugini

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Post Moresby belum bisa mengonfirmasi kabar Gubernur Papua Lukas Enembe telah melintas secara ilegal ke Papua Nugini.

Ketika dihubungi oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (2/4), Duta Besar RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon, Andriana Supandy menyebut masih harus memeriksa kabar tersebut.

"Saya harus cek dulu," ujar dia dalam pesan singkat.


Menurut keterangan personel Pos Perbatasan Skouw, Lukas melintas ke Papua Nugini tanpa kelengkapan dokumen keimigrasian melalui jalur tikus.

Jalur tikus tersebut biasanya digunakan untuk aktivitas ilegal, seperti jual-beli ganja hingga senjata.

Berdasarkan UU 6/2011 tentang Keimigrasian, setiap orang yang melintas ke negara lain harus melengkapi persyaratan kelengkapan keimigrasian berupa paspor dinas, exit permit, dan visa.

Selain melanggar aturan keimigrasian, Lukas juga diduga melanggar aturan pembatasan sosial Covid-19 di dalam negeri dan Papua Nugini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya