Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Intelijen: Rusia Kerahkan Pasukan Di Perbatasan, Siap Serang Ukraina Pertengahan April

JUMAT, 02 APRIL 2021 | 08:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina menuding Rusia telah mengerahkan pasukan di perbatasan. Kyiev bahkan menyebut Rusia siap untuk menyerang Ukraina pada pertengahan April.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Moskow saat ini berusaha menciptakan suasana yang mengancam di perbatasan. Ia pun membahas situasi keamanan bersama para sekutu Barat, termasuk Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin.

"Peregangan otot dalam bentuk latihan militer dan kemungkinan provokasi di sepanjang perbatasan adalah permainan tradisional Rusia," ujar Zelensky pada Kamis (1/4), seperti dikutip AFP.


Pekan ini, Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas meningkatnya kekerasan antara pasukan pemerintah dan separatis yang didukung Kremlin di Ukraina timur. Ukraina menyebut tindakan Rusia telah melanggar gencatan senjata yang disepakati tahun lalu.

Zelensky mengatakan 20 tentara Ukraina telah tewas dan 57 luka-luka sejak awal tahun.

Menanggapi hal tersebut, Departemen Luar Negeri AS menyatakan keprihatinan atas meningkatnya tindakan agresif dan provokatif Rusia baru-baru ini di Ukraina timur.

"Apa yang kami keberatan adalah tindakan agresif yang bermaksud mengintimidasi, mengancam, mitra kami Ukraina," kata jurubicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan.

Intelijen militer Ukraina menyebut Rusia meningkatkan eksistensi militernya di wilayah timur Donetsk dan Lugansk yang dikuasai oleh separatis.

Dalam sebuah pernyataan, dinas intelijen mengatakan tidak mengesampingkan upaya pasukan Rusia untuk bergerak jauh ke dalam wilayah Ukraina.

Seorang pejabat tinggi pemerintah Ukraina menyebut Rusia melakukan koordinasi militer dengan separatis.

"Mulai pertengahan April unit tempur mereka akan siap untuk serangan," kata pejabat itu kepada AFP.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya