Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto/Net

Politik

Banpres Dipotong Setengah, Anggota Komisi VI: Mestinya Jangan UMKM

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 23:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan pemerintah yang memotong anggaran program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam Bantuan Presiden (Banpres) yang ditujukan bagi para pelaku UMKM dinilai kurang tepat.

Dalam keputusan Kementerian Koperasi dan UKM, Banpres produktif atau BLT UMKM dipotong sebesar 50 persen. Pada tahun sebelumnya program ini menyalurkan dana sebesar Rp 2,4 juta per UMKM, kini menjadi Rp 1,2 juta.

"Mestinya yang lain yang dikurangin anggarannya. UMKM itu garda terdepan dalam menyelamatkan perekonomian bangsa dan negara di tengah kondisi global yang serba tidak pasti saat ini," kata anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto kepada wartawan, Kamis (1/4).


Selain itu, politisi PDIP ini juga tak setuju dengan putusan Pasal 6 Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop UKM) nomor 2/2021. Dalam pasal tersebut, nama para penerima BLT UMKM hanya bisa diusulkan pemerintah daerah (Pemda), khususnya dinas atau badan yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota.

"Memperkecil lembaga pengusul bisa menambah keruwetan baru dan bisa jadi bantuan tersebut justru sulit diakses para pelaku UMKM karena rigidnya birokrasi," tegasnya.

Kemenkop UKM, kata dia, mestinya berani meyakinkan Presiden dan DPR bahwa program bantuan untuk para pelaku UMKM yang sudah berjalan cukup efektif.

"Bila perlu ditambah anggaran bantuannya, bukan malah dipotong. Paparkan data bahwa program untuk UMKM itu justru mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi. Jangan mengeluh saja datang ke DPR itu," demikian Bendahara Megawati Institute itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya