Berita

Dari kiri ke kanan: Joko Widodo dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Survei SMRC: Ganjar Potensi Didukung Pemilih Jokowi Nyapres Di 2024

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 17:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gaung pencalonan presiden 2024 masih terus mengisi isu politik di tengah-tengah publik pada tahun 2021 ini.

Pasalnya yang terbaru, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei nasionalnya yang memunculkan nama-nama calon presiden yang dinilai layak maju dalam pilpres 2024 mendatang.

Dalam surveinya yang digelar pada  28 Februari-8 Maret 2021 lalu, SMRC menemukan sikap pendukung atau pemilih Presiden Joko Widodo yang kemungkinan bisa beralih ke sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.


"Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru menunjukkan para pendukung setia Presiden Jokowi cenderung mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024," ujar Sirojudin dalam rilis yang disampaikan secara daring di Jakarta, Kamis (1/4).

Sirojudin menerangkan, pihaknya menemukan kecendrungan itu dari jawaban 1.064 responden yang terlibat di dalam surveinya.

Mulanya, para responden ditanya mengenai sosok capres yang dipilih, dan hasilnya nama Joko Widodo berada diurutan pertama Top of Mind dengan persentase 15,2 persen.

"Namun, mengingat Jokowi tidak akan maju kembali, penelitian ini berusaha juga mempelajari siapakah tokoh yang potensial akan dipilih para pendukung Jokowi ketika mereka hanya dapat memilih nama-nama tokoh capres tanpa menyertakan nama Jokowi," paparnya.

Menurut Abbas, elektabilitas sangat bergantung pada awareness (kedikenalan) masing-masing calon. Sehingga potensi elektablitas calon harus dianalisis secara lebih seksama. Sejauh ini setidaknya ada tujuh tokoh yang memiliki awareness di atas 50 persen.

Tujuh tokoh tersebut antara lain, Prabowo Subianto, Sandiaga Salahuddin Uno, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY), dan Puan Maharani.

Adapun jika tingkat awareness ketujuh tokoh tersebut sama, Sirojudin menyebutkan dalam analisis SMRC ditemukan pemilih Jokowi di top of mind paling banyak pindah ke Ganjar Pranowo sebesar 18,4 persen.

"Diikuti Anies Baswedan 15,2 persen, Ridwan Kamil 13,1 persen. Sedangkan Prabowo hanya mendapat 9.2 persen dari pemilih Jokowi," beber Sirojudin.

"Ini menunjukkan bahwa capres yang paling banyak didukung pencinta Jokowi adalah Ganjar,” sambungnya.

Di sisi lain, survei SMRC ini juga menunjukkan bahwa pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi lebih banyak mendukung Ganjar. Sementara pemilih yang tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi lebih banyak mendukung Anies Baswedan.

Dalam survei ini, SMRC memilih responden dengan metode random sampling atau responden acak, dan diwawancara secara tatap muka.

Adapun untuk margin of error suvei ini berada dikisaran angka 3,07 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya