Berita

Sidang tututan Syahganda Nainggolan di PN Depok, Kamis (1 April/RMOL

Hukum

Sidang Tuntutan Akhirnya Digelar, Tapi Syahganda Protes Suara Jaksa Tidak Jelas Dan Peserta Sidang Dikeluarkan Sebagian

KAMIS, 01 APRIL 2021 | 12:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan hadir secara virtual dalam sidang pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, Kamis hari ini (1/4).

Syahganda yang hadir secara virtual sempat berkomentar mengenai suara JPU yang saat membacakan tuntutannya tidak begitu terdengar suaranya.

"Maaf majelis, bisa diberikan mic ekstra untuk jaksa, suaranya tidak begitu terdengar," ujar Syahganda Naingolan dalam persidangan.


Menanggapi permintaan Syahganda Nainggolan, Ketua Majelis Hakim, Ramon Wahyudi, memerintahkan kepada pihak PN Depok untuk memperbaiki perangkat pengeras suara yang digunakan jaksa.

Selain itu, dalam sidang  tuntutan ini peserta sidang yang hadir cukup banyak. Sehingga, Ramon Wahyudi sempat memberhentikan pembacaan tuntutan oleh JPU, guna mengatur ruang sidang agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Coba tolong, ini terlalu berkerumun, sulit menjaga jarak. Tolong pihak pengamanan ditertibkan," perintah Ramon Wahyudi.

Tak sampai disitu, pernyataan Ramon Wahyudi mendapat keberatan dari peserta sidang. Karena faktanya, JPU di dalam sidang ini juga tidak begitu menjaga jarak, sebagaimana yang ditetapkan di dalam protokol kesehatan Covid-19.

"Jaksa juga tidak begitu menjaga jarak, majelis," ujar peserta yang mengenakan pakaian putih dengan mengenakan masker medis itu.

Namun, Majelis Hakim tetap memerintahkan pihak keamanan untuk membatasi jumlah orang yang ada di dalam ruang sidang. Sehingga sebagian peserta diminta untuk menyaksikan dari luar.

"Dari luar juga kedengaran kan," demikian Ramon Wahyudi menegaskan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya