Berita

Bandara Soekarno-Hatta/Net

Nusantara

SDM Hingga Teknologi Jadi Kunci Membangkitkan Industri Penerbangan

RABU, 31 MARET 2021 | 18:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Industri penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terpukul oleh pandemi Covid-19. Diperlukan banyak hal untuk membangkitkan kembali nyawa industri ini.

Mempersiapkan kebangkitan industri penerbangan, Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) menggelar webinar bertajuk "Optimalisasi SDM Penerbangan Indonesia Untuk Masa Depan Dunia" yang digelar pada Rabu (31/3).

Webinar tersebut menghadirkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua PSAPI Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara Kemenhub Captain Novyanto Widadi, hingga pengamat penerbangan Samudra Sukardi.


Dalam sambutannya, Chappy Hakim menyampaikan bahwa saat ini pandemi Covid-19 dan dampaknya merupakan tantangan yang tidak dapat dihindari. Alih-alih menghindar, diperlukan strategi untuk mengatasinya.

Sementara itu, Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk membangkitkan industri penerbangan di tanah air diperlukan kolaborasi dan perkembangan teknologi.

Di era industri 4.0, Budi menjelaskan, teknologi aviasi semakin canggih. Terlihat dengan munculnya drone, urban-air mobility, mobil terbang, pesawat elektrik, atau juga automation dalam sistem pesawat.

Untuk menghadapi situasi tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan tanggap.

“Kita harus siap menyerap kecepatan teknologi kedirgantaraan yang baik, tetapi juga harus bisa menyikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan ancaman bahaya baru bagi penerbangan. Baik aspek keselamatan maupun keamanan," ujar Budi.

Budi sendiri optimis dengan SDM Indonesia. Lantaran banyak SDM penerbangan Indonesia yang terbukti andal dan diakui kompetensinya di dunia penerbangan internasional.

Mantan Direktur Informasi dan Teknologi PT Garuda Indonesia, Samudra Sukardi pun memberikan pernyataan senada.

Ia menggambarkan dunia penerbangan saat ini berada dalam turbulensi Covid-19. Seperti halnya turbulensi pada pesawat yanng akan berakhir, Covid-19 pun akan selesai meski tidak tahu kapan.

Captain Novyanto sendiri menyoroti bagaimana Covid-19 meluluhlantahkan bisnis penerbangan, dengan banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ia juga mengatakan pentingnya mengoptimalkan SDM penerbangan. Ia juga mengungkap sempat membuat program pola pembibitan untuk calon aparatur sipil negara (ASN) yang nantinya akan menjadi inspektor, instruktur penerbang, dan penerbang helikopter.

Nantinya mereka akan dididik menjadi seorang pilot mendapat gelar D-4 dan lulus otomatis menjadi ASN bergolongan 3A atau setara letnan dua di TNI atau inspektur dua di Polri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya