Berita

NU Peduli-Tokopedia Salam bantu pengungsi gempa Sulbar/Ist

Nusantara

Bantu Pengungsi Gempa Sulbar, NU Peduli-Tokopedia Salam Bagikan Sembako Hingga Bangun Sumur

RABU, 31 MARET 2021 | 17:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

NU Care-LAZISNU dan Tokopedia Salam kembali bekerjasama menyalurkan donasi untuk para pengungsi korban gempa Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Rabu (31/43).

Kali ini, NU Care-LAZISNU dan Tokopedia Salam membagikan ratusan paket sembako dan air mineral untuk korban gempa bumi di Mamuju. Salah satu titiknya di pengungsian Tampa Padang, Mamuju.

Slamet Tuharie, PIC Program ini langsung turun ke lapangan bersama tim NU Peduli Sulbar untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi di Tampa Padang. Selain itu, dia juga melakukan survei untuk rencana implementasi program recovery yang rencananya akan dilaksanakan pada April hingga Agustus 2021.


"Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertemu langsung dengan para pengungsi di sini, dan bisa menyalurkan titipan donasi dari para donator yang menitipkan bantuannya melalui Tokopedia Salam," ujar Slamet Tuharie dari PP NU Care-LAZISNU saat penyaluran bantuan di pengungsian Tampa Padang.

Selain membagikan ratusan paket sembako untuk para pengungsi, NU Peduli an Tokopedia Salam juga membangun sarana sanitasi berupa MCK dan sumur bor untuk warga di Desa Ahu, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju.

"Memang karena gempa ini, efek kepada produksi air juga sedikit terganggu, terutama di sumur-sumur. Sehingga program ini sangat tepat dalam rangka memberikan akses air bersih kepada warga terdampak gempa," ujar Ketua PW NU Care-LAZISNU Sulbar, Ahmad.

Program pembangunan MCK dan sumur bor diupayakan dilakukan dengan cepat, agar segera bisa dipakai oleh masyarakat Desa Ahu.

"Kami targetkan pembangunan MCK dan sumur bor ini selesai dalam waktu paling lama 14 hari sebagaimana yang ditargetkan oleh PP NU Care-LAZISNU. Dan saya mewakili masyarakat di sini mengucapkan terimakasih kepada Tokopedia Salam atas kerjasamanya dan tentu untuk para donator sekalian," pungkas Ahmad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya