Berita

Rekaman CCTV ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021/Net

Dunia

Dewan Keamanan PBB Kutuk Aksi Teror Bom Bunuh Diri Di Makassar

RABU, 31 MARET 2021 | 12:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) mengutuk aksi teror bom di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu pagi (28/3).

Mengutip pernyataan dari situs resmi Kementerian Luar Negeri pada Rabu (31/3), DK PBB menyebut insiden tersebut sebagai serangan teroris yang keji dan pengecut.

"DK PBB turut menyampaikan bela sungkawa kepada Pemerintah Indonesia dan para korban pemboman di Gereja Katedral Makassar, serta menyerukan agar seluruh pelaku yang terlibat dapat ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tulis Kemlu.


Selain itu, DK PBB juga menegaskan kembali bahwa segala bentuk tindakan terorisme adalah kriminal dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari apapun motivasinya.
 
Tindakan terorisme merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan dunia, sehingga diperlukan kerja sama antarnegara.

"Indonesia akan terus bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk mengatasi ancaman terorisme secara komprehensif baik melalui penegakkan hukum yang tegas maupun mempromosikan nilai toleransi dan moderasi," pungkas Kemlu.

Ledakan bom bunuh diri di Makassa dilakukan oleh sepasang suami istri sekitar pukul 10.28 WIB, setelah jemaat gereja melakukan ibadah Malam Palma.

Kedua pelaku dinyatakan tewas sementara belasan orang terluka Sekitar 15 orang masih dirawat di RS Bhayangkari Makassar dan RS Siloam per Selasa (30/3).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya