Berita

Pasar Wage Nganjuk/Net

Politik

Masuk Nominasi BPOM, LaNyalla Berharap Pasar Wage Nganjuk Jadi Percontohan Nasional

RABU, 31 MARET 2021 | 10:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RMOL. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan Pasar Wage di Kabupaten Nganjuk menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur, sebagai pasar percontohan yang bebas dan aman dari bahan-bahan berbahaya tingkat nasional.

Saat ini, Pasar Wage masuk sepuluh besar dan berpeluang menjadi pasar percontohan terbaik tingkat nasional.

Hal ini diapresiasi oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Dia menilai kegiatan ini amat positif lantaran memberikan jaminan kepada konsumen bahan-bahan pokok bebas kandungan berbahaya.


"Program ini membuat konsumen tenang berbelanja. Sebagaimana kita tahu, masyarakat yang berbelanja ke pasar lebih banyak ketimbang super market. Pasar ini tentu menjadi perlindungan bagi konsumen dalam mencari bahan makanan yang sehat bebas kandungan berbahaya," tutur LaNyalla, Rabu (31/3).

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu berharap Pasar Wage bisa keluar sebagai pasar percontohan terbaik tingkat nasional. Di sisi lain, alumnus Universitas Brawijaya Malang ini juga berharap Pasar Wage menjadi percontohan bagi pasar-pasar lainnya di Indonesia untuk menyediakan bahan-bahan makanan yang bebas dari kandungan zat berbahaya.

"Fungsi pasar tidak dapat digantikan dengan yang lainnya. Dengan hadirnya pasar higienis, sehat dan aman ini maka masyarakat terlindungi dari konsumsi bahan berbahaya," kata LaNyalla.

Pasar Wage Baru Kota Nganjuk menjadi wakil Jawa Timur dalam lomba Pasar Percontohan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Tingkat Nasional. Lomba ini digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Saat ini, Pasar Wage Baru bahkan masuk sepuluh besar dalam penilaian para juri dan berpeluang menjadi yang terbaik difasilitasi Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya