Berita

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan dan Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Narendra Modi Dan Imran Khan Bertukar Surat, India Dan Pakistan Berjalan Menuju Perdamaian

RABU, 31 MARET 2021 | 09:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan dan India mulai menyalakan sinyal perdamaian. Kedua pemimpinnya juga telah bertukar surat untuk memperbaiki hubungan pelik di antara kedua negara.

Pada Selasa (30/3), Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan membalas surat dari Perdana Menteri India, Nerendra Modi.

Modi mengirimkan Khan sepucuk surat saat Hari Republik Pakistan pada 23 Maret. Dalam suratnya, Modi menyerukan hubungan damai untuk dua negara tetangga bersenjata nuklir itu.


Isi surat itu kemudian muncul di media sosial pada 29 Maret, meski tidak dirilis secara resmi.

"India menginginkan hubungan yang baik dengan rakyat Pakistan (dan) untuk ini, lingkungan kepercayaan, tanpa teror dan permusuhan, sangat penting," begitu isi surat Modi yang dikutip surat kabar Pakistan, Dawn.

Gayung bersambut, Khan juga menyatakan keinginan Pakistan untuk menjalin hubungan damai dengan India.

“Rakyat Pakistan juga menginginkan hubungan damai dan kooperatif dengan semua tetangga, termasuk India," tulis Khan dalam surat balasannya, seperti dikutip Reuters.

"Saya berterima kasih atas surat Anda yang menyampaikan salam pada Hari Pakistan," lanjut dia.

Hubungan antara India dan Pakistan sudah retak sejak keduanya memperoleh kemerdekaan pada 1947. Kedua negara telah berperang tiga kali, dan memiliki sengketa wilayah atas Kashmir.

Tetapi bulan lalu, keduanya mengumumkan gencatan senjata di sepanjang perbatasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya