Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Politik

Kubu Moeldoko Bantah Akan Rebut Kantor Demokrat, Syahrial: Dulu Juga Nggak Ngaku Kalau Mau Kudeta

RABU, 31 MARET 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bantahan dari kelompok Moeldoko bahwa mereka akan menduduki paksa kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi Nomor 41, Menteng, Jakarta Pusat mendapat cibiran dari pengurus pusat Partai Demokrat.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution mengaku sudah tidak percaya lagi dengan setiap ucapan apalagi bantahan demi bantahan dari kelompok Moeldoko.

“Dulu juga nggak ngaku kalau mau kudeta. Pembohong!” tuturnya kepada wartawan, Rabu (31/3).


Pernyataan ini menanggapi apa yang disampaikan jurubicara kelompok Moeldoko, Muhammad Rahmad. Dia membantah tudingan Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut bahwa kubu Moeldoko akan merebut paksa Kantor DPP Demokrat.

Baca: Andi Arief: KLB Moeldoko Akan Main Gila Dengan Merebut Paksa Kantor DPP Demokrat

Rahmad memastikan pihaknya taat pada peraturan perundang-undangan. Mereka tidak akan melakukan cara-cara yang tidak benar.

"Itu informasi super hoaks dan mengada ada. DPP Partai Demokrat pimpinan Moeldoko taat pada undang-undang dan aturan berlaku. Cara-cara begal, hoaks, cara rampok, cara haram tak ada dalam kamus kami," kata Rahmad kepada wartawan, Selasa (30/3).

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya