Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut Pastikan Pemerintah Tak Campuri Kontestasi Ketum Kadin

SELASA, 30 MARET 2021 | 19:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah tidak akan pernah ikut campur dalam kontestasi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) periode 2021-2026.

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan dengan beberapa orang pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat dan daerah, Selasa (30/1).

Ketegasan tersebut disampaikan Menko Luhut menjawab pertanyaan beberapa Ketua Umum Kadin provinsi yang datang menemuinya untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog di kantornya di Jakarta.


“Pemerintah tidak memihak kandidat manapun dan justru mendukung Kadin yang bermartabat. Pilihlah dengan hati nurani siapa yang terbaik untuk memimpin Kadin ke depan. Perhatikan rekam jejak supaya dapat pilihan terbaik,” tegas Menko Luhut.

Menko dua periode ini mengatakan, Kadin Indonesia pada masa mendatang harus lebih fokus pada pemberdayaan daerah dan UMKM.

Luhut mengatakan, Pemerintah siap bekerja sama lebih erat dan efektif dengan Kadin Indonesia.

Ditambahkan oleh Jubir Menko Marves Jodi Mahardi bahwa Menko Luhut sempat membahas perihal pemilihan Calon Ketua Kadin periode mendatang  kepada Presiden.

"Presiden menegaskan bahwa Pemerintah tidak memiliki kepentingan mendukung salah satu calon, yang penting proses pemilihan berjalan demokratis dan yakin yang terpilih adalah yang terbaik untuk bangsa dan negara," tutupnya.
Jelang pergantian Ketum Kadin periode 2021-2026, ada dua sosok kuat yang mulai melakukan konsolidasi. Dua nama itu itu Ketua Kadin Anindya Bakrie Arsjad Rasjid.

Kedua orang itu yang gencar melakukan safari politik ke Kadin daerah-daerah. Untuk Arsjad bahkan sudah mendapatkan restu dari dua orang anggota kabinet, yakni Muhammad Lutfi selaku Mendag dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya