Berita

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Achmad Baidowi/Net

Politik

Pimpinan Baleg: 33 RUU Prolegnas Sudah Sangat Minimalis

SELASA, 30 MARET 2021 | 16:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR RI mengesahkan 33 rancangan undang-undang (RUU) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2021 dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Achmad Baidowi mengatakan, pembahasan prolegnas yang disahkan telah melalui rapat di badan musyawarah sebanyak tiga kali, dan melalui perdebatan panjang antara masuk ke dalam prolegnas atau tidak.

"Kami sudah memutuskan ada 33 prolegnas prioritas yang mau dibahas di tahun 2021, enggak tahu nanti realisasinya. Tapi realisasinya itu tergantung dari masing-masing AKD, dan juga keputusan masing-masing fraksi," ucap Awiek sapaan akrabnya dalam acara Forum Legislasi bertemakan "Prolegnas Prioritas 2021, Mana Lebih Penting?", di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/3).


Menurutnya, 33 RUU tersebut sangat minimalis lantaran dibatasi hanya diberi satu usulan.

"Dia boleh mengajukan RUU tambahan ketika RUU yang diajukan pertama kali sudah disahkan. Sehingga dari aspek kuantitas sudah kita bisa amputasi, kalau mungkin sebelumnya, bahkan tahun lalu itu ada berapa ya, 43 atau 47 saya lupa, pokoknya lebih banyak dari tahun ini," katanya.

Sekretaris Fraksi PPP DPR ini mengatakan, pada periode lalu, banyak usulan RUU, lantaran semua fraksi mengedepankan kompromi, semua keinginan dikompromikan untuk masuk dalam prolegnas prioritas. Dan hal tersebut tidak terjadi di tahun ini.

"Meskipun secara akal manusia itu sangat sulit, karena dalam menyusun sebuah RUU khususnya yang apalagi usulan dari DPR, itu kan masih menyatukan pikiran dari 9 kepala dalam hal ini 9 fraksi, memang susah, belum lagi pemerintah surprisenya enggak kelar-kelar gitu ataupun kalau terbit surprise-nya agak lama juga, yang begitu kita tidak ingin ulang," katanya.

"Maka kemudian kita melakukan komunikasi politik dengan pemerintah kira-kira RUU mana yang kemungkinan pemerintah itu juga berkeinginan untuk membahas, jangan sampai bertepuk sebelah tangan," tandas Awiek menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya