Berita

Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Kelompok Milenial Perlu Dilibatkan Kegiatan Parpol

SELASA, 30 MARET 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam hasıl survei Indikator Politik Indonesia menyimpulkan 64,7 persen anak muda menilai partai politik atau politisi di Indonesia tidak terlalu baik dalam mewakili aspirasi masyarakat.

Dalam survei tersebut, juga didapatkan data bahwa generasi milenial tidak percaya dengan DPR dan juga partai politik.

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyampaikan agar para politisi dan juga anggota dewan perlu mengajak para generasi milenial untuk mengikuti sejumlah kegiatan partai politik dan DPR.


Tujuannya, agar mereka para milenial paham apa yang dikerjakan oleh para wakil rakyat di parlemen.

"Hendaknya para anak muda (millenial) itu tidak menjadi generasi 'Apolitis'. Maka perlu di berikan ruang kepada mereka untuk  lebih memahani tentang tugas dan fungsi lembaga  DPR RI dan Partai politik itu. Kelompok milenial ini perlu diajak dalam berbagai kegiatan partai politik dan DPR,” kata Guspardi lewat keterangan persnya, Selasa (30/3).

Legislator asal Sumbar ini memiliki gagasan agar para politisi membuat berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda.

“Dibuat acara khusus dengan kaum muda bahkan para influencer milenial juga diajak serta. Sehingga para milenial akan lebih paham dan mengerti tugas dan fungsi dari partai politik dan DPR dengan lebih komprehensif,” ujarnya.

Menurut politisi dari PAN ini, DPR dan partai politik harus terbuka dan lapang dada menerima keraguan dan krisis kepercayaan dari anak muda ini.

Selain itu, Guspardi berharap dengan hasil survei tersebut dapat menjadi pecutan semangat bagi anggota dewan untuk lebih progresif lagi.

"(Parpol) Lebih progresif lagi kedepannya guna memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara serta dapat mewujudkan aspirasi dan kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya