Berita

China rombak sistem pemilu Hong Kong/Net

Dunia

Kongres Rakyat China Setujui Perombakan Sistem Pemilu Hong Kong

SELASA, 30 MARET 2021 | 15:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China telah menyetujui perombakan sistem pemilu Hong Kong pada Selasa (30/3), di mana Beijing bisa memilih lebih banyak perwakilan di legislatif kota tersebut.

Politisi senior di Hong Kong, Mari Tam mengungkap, Komite Pemilihan Hong Kong, yang bertugas memilih kepala eksekutif kota, dapat memilih 40 perwakilan dari total anggota legislatif.

Dengan begitu, jumlah perwakilan yang dipilih langsung menurun dari 35 menjadi 20. Jumlah anggota juga akan bertambah dari 70 menjadi 90.


Beijing juga akan meningkatkan jumlah Komite Pemilihan dari 1.200 menjadi 1.500, sebagai bagian dari restrukturisasi, seperti dikutip Reuters.

China mengatakan perombakan dilakukan untuk menghilangkan celah dan kekurangan yang mengancam keamanan nasional.

Langkah-langkah tersebut adalah perombakan paling signifikan dari struktur politik Hong Kong sejak kembali ke pemerintahan China pada 1997.

Zhang Xiaoming dari Kantor Urusan Hong Kong dan Makau mengatakan bahwa rencana China untuk reformasi pemilu di Hong Kong, ditambah dengan pemberlakuan UU keamanan nasional, merupakan "kombinasi pukulan" untuk menghentikan aksi demonstrasi pro-demokrasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya