Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (berkaca mata hitam)/Ist

Politik

Hutan Jawa Semakin Berkurang, Ketua DPD LaNyalla Mattalitti Soroti Alih Fungsi Hutan

SELASA, 30 MARET 2021 | 11:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Semakin berkurangnya luas lahan hutan di Pulau Jawa membuat miris Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, kondisi tersebut secara tidak langsung mengganggu keanekaragaman hayati dan dapat berdampak pada krisis.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini luas hutan yang ada hanya sekitar 24 persen dari luas Pulau Jawa, atau sekitar 128.297 km2.

Dari jumlah itu, tutupan hutannya hanya sekitar 19 persen. Sedangkan 5 persen lainnya, di antaranya berupa kebun raya dan taman kehati, yang memiliki fungsi seperti hutan.


Ketua senator asal Jawa Timur itu mengatakan, banyak lahan hutan yang sudah menjadi perumahan, infrastruktur, gedung, perkantoran dan lainnya.

"Secara tidak langsung, perubahan fungsi itu turut mengganggu keanekaragaman hayati. Juga berdampak pada krisis air, bencana banjir, tanah longsor, konflik satwa, dan bencana lainnya," kata LaNyalla, Selasa (30/3).

Pria yang pernah menjabat sebagai ketua umum PSSI itu menambahkan, deforestasi hutan yang terjadi di Pulau Jawa sangat besar.

"Dan akibat hal itu sudah kita rasakan. Hal ini menjadi sisi lain dari kemajuan perkotaan terdapat dampak negatif yang mengancam kehidupan manusia. Berarti harus ada tindakan preventif untuk kedepannya," ujarnya.

LaNyalla mengatakan, hutan yang hilang perlu dibuat koridor penghubung bagi keanekaragaman hayati. Misalnya melalui aksi menanam pohon di ruang terbuka hijau (RTH).

"Pembangunan RTH itu akan lebih baik dibangun dengan konsep keanekaragaman seperti ekosistem hutan, seperti kebun raya," ujarnya

Jelas LaNyalla, jika setiap kabupaten memiliki kawasan penghijauan seperti kebun raya, maka Indonesia akan memiliki lahan sebagai laboratorium lapangan.

"Lahan itu juga bisa menjadi wahana pembelajaran bagi siswa sekolah, sekaligus sebagai pengetahuan dan pembentukan karakter cinta lingkungan," ucap LaNyalla.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu yakin jika setiap kabupaten dapat membuat pertahanan keanekaragaman, Indonesia dapat terhindar dari ancaman bencana alam.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya