Berita

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Rochelle P. Walensky/Net

Dunia

AS Catat 30 Juta Kasus Covid-19, Ahli: Saya Takut Malapetaka Akan Datang

SELASA, 30 MARET 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah mencapai tonggak sejarah baru dengan mencatat lebih dari 30 juta kasus Covid-19.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, Rochelle P. Walensky menyampaikan ketakutannya akan datangnya "malapetaka" karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Berbicara dalam penandatanganan perpanjangan moratorium penggusuran negara pada Senin (29/3), Walensky memperingatkan orang Amerika untuk tidak lengah.


Moratorium yang akan berakhir pada pertengahan tahun ini itu bertujuan untuk mencegah penggusuran penyewa yang tidak bisa membayar.

"Saya akan merefleksikan perasaan berulang yang saya miliki tentang malapetaka yang akan datang. Kita memiliki begitu banyak yang harus dinantikan untuk begitu banyak janji dan potensi, dan begitu banyak alasan untuk berharap," ujarnya, seperti dikutip Sputnik.

"Tapi saat ini saya takut.. Kita hampir sampai, tapi belum cukup," tambahnya.

Sementara itu, kepala penasihat medis Gedung Putih, Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa AS harus mewaspadai kemungkinan lonjakan infeksi setelah adanya berbagai kasus baru Covid-19.

"Dan itulah yang terjadi di beberapa negara di Uni Eropa, di mana mereka stabil dan kemudian mulai kembali. Dan itulah mengapa kami mengatakan ini hampir merupakan perlombaan antara memvaksinasi orang dan mencapai puncak yang mungkin ingin kami lihat," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya