Berita

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka saat dikunjungi Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah/Net

Politik

Gibran Jalur Penghubung Ke Jokowi, Wajar Banyak Elite Sowan Ke Solo

SELASA, 30 MARET 2021 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kunjungan elite partai politik menemui Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyita perhatian publik. Pasalnya, mereka yang sowan ke putra sulung orang nomor satu di Indonesia itu tidak sedikit.

Mereka antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, dan teranyar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, Gibran memang memiliki magnet politik lantaran dia anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dan, semua parpol berkepentingan terhadap Jokowi untuk Pemilu 2024 mendatang.


"Dan Gibran itu menjadi jalan penghubung ke Jokowi. Jadi pasti banyak yang akan mendekati Gibran," kata Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/3).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, dalam politik, mendekati penguasa termasuk anak cucunya untuk meraih simpati adalah hal yang dianggap biasa.

"Untuk merebut hati Jokowi, namun jalurnya via Gibran. Itu sah-sah saja secara politik," tuturnya.

"Dia (Gibran) anak Presiden. Anak RI-1 yang sedang punya kekuasaan. Siapapun yang punya kekuasaan akan didekati. Ada gula ada semut. Dan jika sudah tak punya kuasa, siapapun akan dijauhi. Itulah politik," demikian Ujang Komarudin.

Selain Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, banyak para elite partai politik yang mengunjungi putra sulung Presiden Jokowi itu dalam sepekan. Mereka adalah Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar pada Rabu, (24/3). Kemudian disusul Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah pada Sabtu (27/3) lalu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya