Berita

Ketua Umum IKA FH Universitas Diponegoro, Ahmad Redi/Ist

Nusantara

Gantikan Mantan Ketua MK Arief Hidayat, Ahmad Redi Terpilih Jadi Ketua Umum IKA FH Undip

SENIN, 29 MARET 2021 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (IKA FH Undip) untuk memilih ketua umum sukses dohelar di Hotel Grand Whiz, Jakarta, pada Minggu (28/3).

Memperhatikan situasi pandemi di Indonesia, pelaksanaan Munas II ini digelar secara hybrid dengan menggabungkan mekanisme luring dan daring.

Bahkan, semua panitia dan peserta yang hadir menjalani swab test terlebih dahulu dan menerapkan protokal kesehatan yang sangat ketat.


Pemilihan Ketua Umum tersebut dilakukan melalui e-voting dengan jumlah pemilih 1.146 dari total 1.946 peserta terdaftar IKA FH.

Berdasarkan perhitungan suara, Ahmad Redi berhasil mengungguli tiga calon lainnya dengan memperoleh jumlah suara 28,60 persen atau 333 suara.

Tiga calon ketua umum itu adalah Laksma TNI Joko Sulistyanto 28,09 persen atau 327 suara. Sedangkan Teuku Raja Rajuandar sebanyak 23,36 persen atau 272 suara dan Nukila Evanty 19,93 persen atau 232 suara.

Berdasarkan perolehan suara tersebut, sidang munas menetapkan Ahmad Redi sebagai Ketua Umum IKA FH Undip periode 2021-2025.

Sebelumnya, IKA FH diketuai oleh Prof Arief Hidayat, Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2015-2017.
 
"Ketika saya dinyatakan terpilih sebagai Ketua Umum maka saya anggap itu sebagai musibah. Saya teringat konsep amanat kepemimpinan dalam agama saya," ujar Ahmad Redi dalam keterangannya.

"Sesungguhnya kepemimpinan itu adalah amanat dan pada hari akhirat kepemimpinan itu adalah rasa malu dan penyesalan, kecuali orang yang mengambilnya dengan hak serta melaksanakan tugas kewajibannya. Memimpin IKA FH pun demikian, amanatnya sangat besar karena menyangkut berbagai kepentingan kebaikan dan kemanfaatan bagi para alumninya," katanya menambahkan.

Anggota tim ahli perumus omnibus law itu juga berharap sudah tidak ada lagi kubu dari masing timses karena tujuan mereka sekarang adalah demi almamater, alumni dan negeri sebagaimana tema Munas II IKA FH yakni "Sinergi dan Kontribusi Alumni Untuk Negeri".

Dia menegaskan, sudah menyiapkan sejumlah program untuk membangun IKA FH dan berkontribusi pada negeri.

"Saya memiliki program prioritas saya dan program strategis munas yang akan saya jalankan bersama kepengurusan saya" ucapnya.
 
Redi melanjutkan program kerja yang sudah dia susun yakni database alumni, program "Mas dan Mba Asuh", pusat forum alumni, dan dana abadi alumni.
 
Selain menetapkan Redi sebagai Ketua IKA FH Undip, dan memberi waktu 30 hari untuk menentukan pengurus, munas juga menetapkan Kepengurusan IKA FH Undip periode 2016-2020 demisioner.

Sebagai informasi FH Undip sudah berdiri sejak tahun 1957. Namun, IKA FH Undip baru berdiri pada 16 November 2016 silam.

Selain Arief Hidayat, turut hadir Dekan FH Undip Retno Saraswati dan Ahmad Muqowam Ketua DPP IKA Undip yang juga Wakil Ketua DPD RI.

Sekilas tentang Ahmad Redi. Pria kelahiran Seribandung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, 27 Februari 1985, menyelesaikan sarjana hukum di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang pada tahun 2007.

Dia melanjutkan magister hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 2009 dan menyelesaikan doktor ilmu hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 2013.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya