Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi/Net

Dunia

Bersama Menhan Jepang, Prabowo Bahas Penanganan Sengketa Antarnegara

SENIN, 29 MARET 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah isu keamanan bilateral, regional, dan global menjadi pembahasan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi.

Kedua menhan itu melakukan pertemuan tatap muka pertamanya di Tokyo, Jepang, pada Minggu (28/3). Meski sudah ada berbagai pertemuan virtual yang dilakukan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan pandangannya terkait dengan penanganan sengketa antarnegara yang diperlukan.


"Mengedepankan diplomasi dan dialog dalam menyelesaikan sengketa antarnegara, serta menegakkan supremasi hukum dalam menangani setiap sengketa," ujar Prabowo, seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Selain itu, kedua menhan juga membahas situasi di Myanmar, di mana mereka menyatakan keprihatinan mendalamnya. Prabowo dan Kishi juga menegaskan niat kedua negara untuk bekerja sama dalam masalah tersebut.

Beberapa isu lain yang dibahas oleh kedua menhan adalah upaya peningkatan kerjasama pertahanan, termasuk dengan merealisasikan kunjungan Panglima TNI ke Jepang, melaksanakan dialog military to military, serta melanjutkan konsultasi kerjasama alutsista dan teknologi guna mengembangkan secara spesifik projek kerjasama.
 
Indonesia dan Jepang juga menyelenggarakan latihan bersama bilateral, mendukung kerjasama dan partisipasi Japan Self-Defense Forces (JSDF) dalam latihan multilateral “Komodo”, serta mempromosikan lebih lanjut kerjasama di bidang High Availability and Disaster Recovery, termasuk dalam penanggulangan Covid-19.
 
Keduanya juga menyambut baik diadakannya pertemuan “2+2” pada 30 Maret untuk pertama kalinya dalam lima tahun.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya