Berita

Uji coba peluncuran rudal Korea Utara/Net

Dunia

Tindakan DK PBB Atas Peluncuran Rudal Korut Tunjukkan Standar Ganda

SENIN, 29 MARET 2021 | 11:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara menanggapi kritik yang dilayangkan oleh komite sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) terhadap uji coba rudal yang dilakukan oleh Pyongyang.

Pekan lalu, Korea Utara melakukan uji coba peluncuran rudal balistik taktis jarak pendek. Amerika Serikat (AS) yang mengecamnya meminta komite sanksi DK PBB mengadakan pertemuan.

Atas permintaan tersebut, komite bertemu pada Jumat  (26/3). Di sana AS menyerukan agar DK PBB menjatuhkan sanksi tambahan dan memperketat pelaksanaannya terhadap Korea Utara.


Menurut Direktur Jenderal Organisasi Internasional di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Jo Chol Su, DK PBB telah menunjukkan standar ganda.

Lewat pernyataan tertulis yang dirilis oleh KCNA pada Senin (29/3), Jo mengatakan pertemuan itu dirancang untuk meniadakan hak Korea Utara untuk membela diri. Untuk itu, Pyongyang akan menyusun tindakan balasan.

"Ini merupakan penyangkalan terhadap negara berdaulat dan standar ganda yang jelas menjadi isu DK PBB, atas dasar resolusi PBB, produk langsung dari kebijakan bermusuhan AS," kata Jo, seperti dikutip CNA.

"Tidak masuk akal bahwa hanya tindakan pertahanan diri kita yang benar yang harus dipilih untuk kecaman, ketika banyak negara lain di seluruh dunia menembakkan semua jenis proyektil untuk tujuan meningkatkan kekuatan militer mereka," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya