Berita

Kebakaran kilang minyak Pertamina di Indramayu/Repro

Nusantara

Kebakaran Kilang Pertamina Indramayu Diduga Akibat Tersambar Petir

SENIN, 29 MARET 2021 | 05:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran tangki Pertamina RU VI di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diduga terjadi karena tersambar petir.

Hal tersebut disampaikan Corsec Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, Ifky Sukarya terkait dengan kebakaran tangki Pertamina yang terjadi Senin dini hari (29/3) sekitar pukul 00.45 WIB.

"Tangki yang berada di RU VI Balongan terbakar pukul 00.45 dini hari. Pada saat itu sedang terjadi hujan besar dan diduga ada petir," kata Ifky Sukarya dikutip dari siaran Kompas TV.


Ia menjelaskan, informasi sementara tangki yang terbakar yakni satu tangki T300G dengan kapasitas 125 ribu barel per hari.

"Tangki ini produk yang dihasilkan adalah produk-produk berkualitas tinggi seperti Pertamina Dex, Pertamax series," sambungnya.

Saat ini, kata dia, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas terkait. Masyarakat yang tinggal di sekitar tangki pun telah dievakuasi ke beberapa tempat pengungsian.

Dalam video yang beredar serta kesaksian warga sekitar, kebakaran hebat tersebut sempat diikuti dengan beberapa kali ledakan. Api besar pun tampak membumbung tinggi disertai dengan asap tebal.

Saat ini, akses jalan utama di sekitar kilang minyak yang biasa dilalui masyarakat umum diblokade untuk memudahkan koordinasi pemadaman.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya