Berita

Kerusakan yang ditimbulkan akibat bom di depan Gereja Katedral Makassar Minggu (28/3)/Repro

Politik

Bom Gereja Makassar Menampar Kinerja BNPT Dan BPIP

SENIN, 29 MARET 2021 | 01:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu pagi (28/3) merupakan persoalan serius yang harus ditangani pemerintah.

"Pemerintah harus menyikapi dengan serius persoalan terorisme. Mulai dari manajemen pencegahan, perlindungan, penindakan dan juga paling utama deradikalisasi," ucap Pengamat Politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Herry menilai, usaha pemerintah Indonesia belum optimal dalam konteks penanggulangan terorisme meskipun berbagai lembaga resmi untuk mengatasi persoalan tersebut sudah terbentuk.


"Beberapa lembaga seperti BNPT yang speasialisasinya penanggulangan teroris, ada BPIP yang memperkuat Pancasila dan institusi lainnya. Harusnya ini dimaksimalkan. Perlu sinergi dan kolaborasi termasuk juga dengan Kemendikbud," tuturnya.

Selain itu, Herry menyampaikan agar presiden mempertegas sampai sejauh mana upaya yang terukur dari lembaga-lembaga yang dibentuk, terutama dalan rangka penanggulangan terorisme di Indonesia.

"Sekalipun pagunya minim, namun ini bukan berarti menjadi alasan. Harus ada langkah konkretnya,” tegasnya.

Bahkan Herry menyebut bahwa peran masyarakat juga diperlukan dalam menanggulangi terorisme misalnya pada tahapan pencegahan.

"Pemerintah harus memfasilitasi ormas yang khusus untuk pencegahan atau upaya deradikalisasi. Kolaborasi yang partisipatif juga akan membantu kerja pemerintah dalam penanggulangan terorisme,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya