Berita

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi/Net

Politik

Pencurian 21 Ton Solar Pertamina, Uchok Sky: Tangkap Pausnya, Jangan Cuma Terinya

KAMIS, 25 MARET 2021 | 20:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aparat kepolisian diminta untuk segera mengungkap dalang dibalik kasus pencurian minyak jenis solar milik PT Pertamina (Persero).

Kasus tersebut berhasil diungkap dan pelaku diamankan Tim Polisi Air dan Udara (Polairud) Mabes Polri dari Kapal MT Putra Harapan di sekitar single point morning (SPM) 150, perairan Tuban, Jawa Timur.

Pasalnya, kasus pencurian solar sebanyak 21 ton milik Pertamina itu telah merugikan negara.


Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/3)

"Itu kan kasusnya lagi disidik, tapi penyidikan polisi ini kan lambat sekali. Karena baru 2 tersangka, dua tersangka juga operator lapangan, operator lapangan kan gak mungkin mereka berani kalau enggak ada yang di belakangnya. Harusnya polisi itu mencari dibelakangnya siapa pendananya," kata Uchok Sky.

"Ini kan merugikan negara. Ini kan maling, kriminal," imbuhnya.

Menurut Uchok, aktor utama dibalik kasus pencurian BBM yang diduga melibatkan pengusaha migas kelas kakap yang ditengarai berkongsi dengan distributor BBM tersebut harusnya segera diungkap kepolisan.

Jika aparat Kepolisian tidak mampu mengungkap kasus tersebut, dia berharap dapat dilimpahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ditelusuri lebih jauh.

"Ikan pausnya yang harus ditangkap bukan ikan terinya. Nah kalau udah ada kabar oknum anggota DPR gitu ya langsung dong dikembangin penyidikan itu," tegasnya.

"Nah kalau polisi enggak sanggup KPK turun tangan. Ini kan merugikan negara. Ini kan maling, kriminal, ini. Makanya harus dikembangkan oleh polisi," demikian Uchok Sky.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya