Berita

Info pembebasan dua tahanan di Polres Jaksel/Repro

Hukum

Dua Pendamping Hukum Warga Pancoran Yang Ditahan Polres Jaksel Tanpa Alasan Sudah Dibebaskan

KAMIS, 25 MARET 2021 | 01:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dua orang pendamping hukum warga Pancoran, Safaraldy dari LBH Jakarta dan Dzuhrian dari Paralegal Jalanan sudah dibebaskan aparat.

Dua orang advokat yang menangani kasus penggusuran Gang Buntu II Kelurahan Pancoran, itu sebelumnya diduga ditahan di unit Harda Polres Jakarta Selatan (Jaksel).

"Sudah dilepas jam 00.45 WIB," ujar advokat LBH Jakarta, Charlie Albajili saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/3) dinihari.


Charlie mengatakan, Safaraldy dan Dzuhrian ditahan sejak Pukul 16.00 WIB sore tadi saat mengantarkan surat terkait penolakan pemeriksaan penyidikan Warga Pancoran. Artinya, sekitar 8 (delapan) jam keduanya ditahan di Polres Jaksel.
 
"Dari jam 16.00 WIB. Iya (Sekitar 8 jam ditahan)," katanya.  

Menurutnya, yang dilakukan oleh Safaraldy dan Dzuhrian dilindungi oleh Undang-undang Nomor 16/2011 tentang Bantuan Hukum. Karena itu, tindakan penahanan tanpa alasan yang dilakukan Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan adalah tindakan tidak bermartabat dan telah melanggar Hak Warga Negara atas Bantuan Hukum.

Atas dasar itu, LBH Jakarta memperingatkan aparat dal hal ini Polres Jakarta Selatan agar berhenti meneror Warga Pancoran maupun warga Indonesia lainnya yang sedang memperjuangkan kehidupan yang layak bagi Warga Pancoran.

"Berhentilah melakukan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia dan pelecehan terhadap penegakan hukum di Indonesia!" pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya