Berita

Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara, M, Alwi Hasbi Silalahi/Net

Nusantara

Diduga Ada Intervensi MN KAHMI, Badko HMI Sumut: Kongres XXXI Seharusnya Ditunda Sampai Dualisme Selesai

RABU, 24 MARET 2021 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara berikan respon tegas pada dugaan adanya keterlibatan oknum Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada konflik yang saat ini dialami oleh HMI.

Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara, M, Alwi Hasbi Silalahi mentakan, apabila benar ada oknum MN KAHMI melakukan intervensi terhadap konflik yang terjadi ditubuh HMI saat ini. Maka, MN KAHMI harus bertanggungjawab.

"Kuat dugaan, konflik yang terjadi pada tubuh HMI saat ini dikarenakan adanya intervensi yang dilakukan oleh oknum MN KAHMI. Bila itu benar, maka itu adalah catatan buruk kami pada MN KAHMI," kata Alwi Hasbi kepada wartawan, Rabu (24/3).


Soal seperti apa intervensi yang dilakukan oknum MN KAHMI, dijelaskan Alwi, oknum tersebut diduga kuat telah melakukan intervensi dan keberpihakan pada salah satu kepengurusan PB HMI yang saat ini berkelut dengan dualisme kepengurusan.

Selain itu, Hasbi juga menduga oknum MN KAHMI telah melakukan intervensi agar Kongres HMI XXXI cepat diselenggaran. Kongres HMI sendiri tengah berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Padahal, katanya, situasi dan kondisi HMI yang saat ini terpecah tidak memungkinkan untuk kongres dilakukan sebelum terwujudnya rekonsiliasi dan penyatuan keduabelah pihak HMI.

"Adanya intervensi dan keberpihakan yang dilakukan oleh oknum MN KAHMI sebenarnya sudah lama, bahkan sebelum kongres ini digelar. Harusnya mereka tidak usah terlibat terlalu jauh apalagi sampai mengintervensi penyelenggaraan kongres," terangnya.

"Mereka tahu situasi HMI saat ini terbelah menjadi dua kepengurusan, harusnya mereka mendorong untuk rekonsiliasi, bukan malah memperkeruh suasana," sesalnya.

Hasbi juga menduga kuat intervensi yang dilakukan oknum MN KAHMI itu dikarenakan adanya kepentingan pihak tertentu untuk memenangkan salah satu calon ketua umum yang sudah dipersiapkan.

"Intervensi pelaksanaan kongres yang terburu-buru itu juga menimbulkan kecurigaan pada kita bahwa oknum MN KAHMI sedang bermain untuk memenangkan salah satu kandidat ketua umum yang telah dipersiapkan, itu jelas mencederai proses regenerasi dan marwah HMI. Hal itu jugalah yang mengakibatkan kongres ini tidak berjalan lancar," jelasnya.

Seharusnya, kata Hasbi, sebelum kongres, dualisme kepengurusan baik di PB, Badko, hingga cabang HMI harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Baiknya juga dualisme di tubuh PB HMI, Badko hingga Cabang diselesaikan dulu sebelum kongres, agar kongres berjalan lancar dan peserta juga solid. Kongres ini terkesan sangat dipaksakan dan buru-buru sehingga mengakibatkan hancur-lebur, sementara itu dualisme terus berkepanjangan dan tidak selesai," bebernya.

Hasbi pun meminta pertanggujawaban Arya Kharisma Hardy sebagai penjabat ketua umum HMI yang tetap menggelar kongres saat kader tak sepenuhnya solid.

"Arya Kharisma Hardy harus bertanggungjawb atas kehancuran kongres yangg terburu-buru itu," tegasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya