Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (paling kiri) saat bersama Ganjar Pranowo (tengah)/Net

Politik

Unsur Gubernur, Hanya Anies Baswedan Dan Ganjar Pranowo Yang Berpeluang Jadi Capres 2024

SELASA, 23 MARET 2021 | 05:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang hanya ada dua nama Kepala Daerah yang diprediksi moncer dan menjadi kandidat kuat.

Dua nama itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pengamat politik Wempy Hadir mengatakan, faktor Anies memiliki magnet kuat ke pemilih karena merupakan Gubernur dari provinsi ibukota negara.


"Anies adalah gubernur ibukota negara dengan segala fasilitas publikasi yang memadai," demikian kata Wempy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/3).

Lebih lanjut Wempy mengurai, signifikannya elektablitas Ganjar Pranowo dipengaruhi oleh kondisi masyarakat Indonesia yang masih banyak terdiri dari masyarakat kelas menengah ke bawah.

Apalagi, Ganjar merupakan kader PDIP yang memimpin daerag dengan jumlah pemilih sangat tinggi.

"Terjadi persaingan yang yang ketat antara Anies dan Ganjar. Namun karena Pilpres masih lama, tentu saja masih sangat dinamis peta elektoral," tandas Wempy.

Meski sosoknya sederhana dan dekat dengan rakyat, Ganjar harus mendapatkan restu dari partainya.

"Personal image ini menjadi alasan bagi pemilih untuk memilih Pak Ganjar. Ditambah lagi masyarakat Indonesia masih mayoritas masyarakat kelas menengah ke bawah," demikian kata Wempy.

Hasil survei Indikator, nama Anies Baswedan berada di urutan paling atas di antara 17 tokoh yang diajukan dalam survei ini.

Dalam pertanyaan, siapa calon yang dipilih jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, hasilnya menunjukkan Anies Baswedan sebagai pilihan tertinggi dengan 15,2 persen.

“Di antara 17 nama yang paling tinggi antara absolut itu, Anies Baswedan di angka 15,2 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (21/3).

Anies berhasil mengangkangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 13,7 persen dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 10,2 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya