Berita

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Petani Manggarai Barat Mengeluh, Pemerintah Diminta Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

SENIN, 22 MARET 2021 | 16:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keluhan terhadap ketersediaan pupuk bersubsidi disampaikan para petani di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti merespon keluhan tersebut.

Dia berharap pemerintah memastikan ketersediaan pupuk subsidi untuk Manggarai Barat.

Menurut ketua senator asal Jawa Timur itu, para petani di 12 kecamatan di Manggarai Barat mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.


"Kondisi ini sudah terjadi selama tiga bulan terakhir. Sehingga petani mengaku tak bisa berbuat banyak di musim tanam awal tahun ini lantaran langkanya pupuk bersubsidi, seperti urea atau NPK," tutur LaNyalla sesaat setelah tiba di Tambaloka, Sumba Barat Daya, NTT, Senin (22/3).

Tahun ini, kuota pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Manggarai Barat hanya sebesar 7.020 ton. Jumlah itu jauh dari kebutuhan pupuk subsidi yang mencapai 14.573,9 ton.

"Angka ini jauh dari cukup dari kebutuhan petani. Untuk itu, kita meminta pemerintah untuk menambah kuota pupuk subsidi ke Manggarai Barat agar kebutuhan petani terpenuhi dan menekan lonjakan harga pupuk," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Jatim itu.

Tahun ini, alokasi pupuk bersubsidi mengalami kenaikan dibanding 2020. Jika tahun 2020 jumlah pupuk bersubsidi sebanyak 8,9 juta ton, tahun 2021 jumlah tersebut meningkat menjadi 9 juta ton plus 1,5 juta liter pupuk organik cair.

"Kita berharap distribusi dan pemanfaatan pupuk bersubsidi bisa dimaksimalkan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan Tanah Air," kata LaNyalla.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya