Berita

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto/Ist

Kesehatan

Serah Terima GeNose, Ketua KPCPEN: Ini Bagian Industri 4.0

SENIN, 22 MARET 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Serah terima alat pendeteksi Covid-19 GeNose dilakukan Kementerian Riset dan Teknologi/ BRIN dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di lobi Loka Kretagama, Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (22/3).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa GeNose merupakan alat screening inovasi dari Universitas Gadjah Mada yang mampu mendeteksi senyawa volatil organik dari hasil metabolik virus Covid-19 di dalam tubuh melalui embusan nafas.

“Telah menjalani uji klinis di 10 rumah sakit Indonesia dan telah memperoleh izin edar Kementerian Kesehatan. Berdasarkan informasi, tingkat akurasi negatinya 97 persen,” ucap Airlangga.


Dia menambahkan, GeNose sama seperti alat pendeteksi Covid-19 negara-negara sahabat seperti Breathonix dari Singapura, yang merupakan hasil uji klinis di Dubai, dan SpiroNose dari Belanda.

"Kehadiran ini tentu membanggalan karena ini produksi dan inovasi dari dalam negeri,” imbuh Airlangga yang juga menjabat Menko Perekonomian ini.

Airlangga menambahkan, alat ini memiliki kelebihan dibandingkan produk lain, yakni memiliki reliable yang tinggi, pengetesan cepat hanya memakan waktu dua menit dan berbasis pada artificial intelligents.

“Ini bagian dari industri revolusi 4.0 dan tindak lanjut itu perlu ada batas centre di mana alat-alat GeNose bisa diupload dalam data centre-nya Genose. Tentu ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kapabiliti dan juga deteksi pengenalan dari Covid-19 itu sendiri,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya