Berita

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban/Ist

Kesehatan

Belum Aman, Begini Saran Satgas Covid-19 IDI Bila Sekolah Nekat Dibuka

SENIN, 22 MARET 2021 | 15:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan pemerintah untuk kembali membuka sekolah tatap muka dinilai belum tepat bila dilakukan saat ini.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menekankan, salah satu syarat yang perlu dipenuhi dalam menjalankan sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 adalah rasio jumlah kasus positif atau positivity rate.

Belajar mengajar secara tatap muka, kata dia, baru dikatakan aman bila perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan sesuai standar aman, yakni tak lebih dari 5 persen.


"Sikap saya ya setuju sekolah dibuka, asal positivity rate kurang dari 5 persen. Apakah saat ini sudah aman? Ya belum," kata Prof Zubairi Djoerban dikutip dari akun Twitter pribadinya, Senin (22/3).

Ia menjelaskan, rata-rata positivity rate wilayah di Indonesia masih di atas 20 persen. Jumlah tersebut tentu masih cukup mengkhawatirkan bila tetap menjalankan kebijakan sekolah tatap muka di tengah pandemi.

"Kondisi itu akan rawan untuk siswa karena risiko penularannya amat tinggi. Semoga, Juli nanti, positivity rate kita bisa di bawah 5 persen, dan itu pun harus tetap patuh prokes," jelasnya.

Ia mengamini bahwa belajar mengajar secara virtual tidak ideal. Ia juga memahami besarnya dorongan untuk membuka sekolah tatap muka, termasuk dari pemerintah.

"Namun idealnya, mulai saja dulu dengan 50 persen jam sekolah biasa. Kelas jangan langsung diisi penuh. Dan, kegiatan belajar diselingi keluar kelas untuk melakukan olahraga," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya