Berita

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis/Net

Politik

HNW Bersyukur Kabar MUI Minta Jabatan Komisaris BUMN Terbantahkan, Cholil Nafis: Biasa, Berjuang Itu Ada Riak-riak

SENIN, 22 MARET 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikabarkan meminta jabatan Komisaris di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), usai mengeluarkan fatwa memperbolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca, telah dibantah oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga

Pernyataan Arya Sinulingga yang mengatakan, MUI tidak pernah ada permintaan komisaris BUMN apalagi terkait fatwa soal vaksin Astrazeneca, ditanggapi Pimpinan MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nurwahid.

Dalam akun Twitternya, @hnurwahid, dia memposting pemberitaan media online nasional yang mengutip bantahan Arya Sinulingga itu, dan juga menyampaikan rasa syukurnya karena kabar tersebut tidak benar.


"Alhamdulillah. Semoga Allah jaga MUI, dan selamatkan dari fitnah juga. Amin," kicau Hidayat Nurwahid seraya me-mention akun Twitter Ketua Umum MUI, Cholil Nafis (@cholilnafis).

Tak lama setelah itu, Cholil Nafis menanggapi kicauan Hidayat Nur Wahid dengan kata-kata yang tidak begitu panjang.

"Ya. Biasa berjuang itu ada riak-riaknya, senang bumbu penyedap rasa. Tapi kita jangan salah fokus dan jangan mengalihkan pokok masalahnya," demikian Cholil Nafis.

Baru-baru ini, MUI mengeluarkan fatwa mempolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca, meski dinyatakan haram karena mengandung babi. Namun, karena alasan mendesak, penggunaan vaksin AstraZeneca disebut sebagai darurat syar'i.

Hal lain yang mendasari izin MUI adalah adanya keterangan ahli tentang bahaya risiko fatal jika tidak segera dilakukan vaksinasi Covid-19, serta ketersediaan vaksin yang halal dan suci tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya