Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Sampel Harian Tes Swab Di Lampung Turun 30 Persen, Sinyal Kondisi Mulai Membaik?

MINGGU, 21 MARET 2021 | 06:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung mencatat penurunan sampel harian uji swab di Lampung hingga 30 persen.

Petugas Labkesda Lampung, Aditya mengatakan, berdasarkan situasi terbaru, setidaknya hanya terdapat 200 spesimen yang diterima dalam kurun waktu satu hari.

"Dari yang sebelumnya ada sekitar 300 spesimen lebih sampel uji swab per hari," kata Aditya, Sabtu (20/3), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Menurutnya, per hari Labkesda Lampung mampu memeriksa 225 spesimen uji swab yang terbagi dalam 3 kloter, per kloternya sebanyak 75 spesimen.

"Kalau lebih dari 225 spesimen maka akan diperiksa besok. Tapi kalau beberapa hari terakhir hanya 200 spesimen bisa dilakukan sehari," ujarnya

Lanjutnya, penurunan jumlah spesimen sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu.

"Semoga ini bisa menjadi indikasi penurunan Covid-19 di Lampung," jelasnya.

Diketahui, terdapat 5 kabupaten di Provinsi Lampung masuk zona kuning, 10 kabupaten/kota masuk zona oranye, dengan penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 per 20 Maret sebanyak 54 kasus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya