Berita

Pembina DPN Gema Keadilan, Yanuar Arif/Ist

Politik

Munas GEMA Keadilan, Organisasi Sayap PKS Yang Ingin Jadi Rumah Pemuda Indonesia

SABTU, 20 MARET 2021 | 19:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Organiasi kepemudaan nasional Gema Keadilan melaksanakan Musyawarah Nasional di Bandung untuk memilih pengurus baru periode mendatang pada Sabtu (20/3) hingga Minggu (21/3).

Munas organisasi sayap PKS ini turut dihadiri Presiden PKS, Ahmad Syaikhu; Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi; Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, dr. Gamal Albinsaid; Wakabid Kepemudaan PKS, Yanuar Arif Wibowo; dan Akbar Zulfakar Ketua Umum Gema Keadilan.

Wakil Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS sekaligus Pembina DPN Gema Keadilan, Yanuar Arif menekankan posisi strategis Gema Keadilan sebagai sayap kepemudaan PKS untuk menjadi rumah bagi pemuda Indonesia.


"Gema Keadilan harus meng-Indonesia, dalam arti menjadi rumah bagi seluruh pemuda Indonesia. Gema Keadilan harus membuka diri bagi setiap anak muda dan OKP di seluruh Indonesia, apakah dari HMI, PMII, IMM, KAMMI, dan lain-lain," tegas Yanuar.

Ia menekankan, Gema Keadilan harus menjadi organisasi kepemudaan nasional yang terdepan dalam menggerakkan semangat dan gagasan besar anak muda. Baik dalam berpikir, bersikap, dan bertindak strategis harus dilakukan demi bangsa dan negara.

Mantan Sekjen Gema Keadilan pertama ini berharap Gema Keadilan mampu mentransformasi potensi pemuda PKS serta pemuda Indonesia agar menjadi kekuatan perubahan yang riil dan konkrit di semua level, dari tingkat lokal, daerah, hingga nasional.

"Untuk itu Gema Keadilan harus terus membuka diri dengan gaya anak muda yang luwes dan luas dalam pergaualan. Serta jangan pernah lupa akar untuk menjadi sayap partai yang tangguh dan menjadi basis massa PKS yang kuat dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," pungkas Yanuar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya