Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net
Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net
Demikian kerangka gagasan yang digulirkan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari. Mengapa Jokowi perlu berpasangan dengan Prabowo Subianto. Menurut Qodari, dirinya tak ingin polarisasi di tengah masyarakat efek dari Pilpres 2014 dan 2019 menjadi bom waktu yang tiba-tiba meledak.
"Yang dipikiran saya adalah (kekhawatiran polarisasi) masyarakat. Yang dipikiran saya apa yang terjadi di Amerika Serikat itu terjadi di sini. Nah kalau pak Prabowo mau Alhamdulillah, kalau tidak mau mari kita yakinkan agar pak Prabowo mau," kata Qodari dalam program Mata Najwa bertajuk Gaduh Tiga Periode: Peluang Jokowi di Pilpres 2024, Kamis (18/3).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04