Berita

Presiden Jokowi merupakan kader PDIP/Net

Politik

Jika Pertimbangannya Ideologi Dan Rekam Jejak, Jokowi Layak Gantikan Megawati Pimpin PDIP

RABU, 17 MARET 2021 | 19:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo dinilai sebagai sosok tepat menjadi pengganti Megawati Soekarnoputri dalam memimpin PDIP.

Peneliti Indopolling Network Wempy Hadir menganalisa, jika memang pertimbangan atas dasar ideologis dan rekam jejak maka sosok Jokowi tepat memimpin PDIP.

Kata Wempy, Jokowi merupakan politisi yang lahir dari bawah. Ia pernah menjabat sebagai Walikota hingga menjabat sebagai Presiden sejak tahun 2014 lalu.


"Jika pertimbangan yang digunakan asalah pertimbangan ideologis dan rekam jejak, maka posisi Pak Jokowi menjadi figur paling mempunyai peluang untuk memimpin PDI Perjuangan pasca Bu Mega," demikian kata Wempy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/3).

Menurut Wempy, Jokowi memiliki syarat sebagai solidarity maker di tubuh partai berlambang banteng itu.

Analisa Wempy, Jokowi tidak akan memiliki kepentingan untuk mencalonkan presiden lagi. dengan demikian, nantinya orang nomor satu di Indonesia itu akan fokus membesarkan partai.

"PDI Perjuangan membutuhkan solidarity maker. Itu ada dalam diri Pak Jokowi. Solidarity maker sangat penting agar tidak membuat partai terpecah belah," demikian kata Wempy.

Meski demikian, Megawati juga pasti mempertimbangkan dua anak kandungnya Puan Maharanai dan Prananda Prabowo untuk disiapkan menggantikan dirinya memipin PDIP.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya