Berita

Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti/Net

Nusantara

Susi Pudjiastuti: Pak Presiden, Mohon Dukung Kabulog Stop Impor Beras

SELASA, 16 MARET 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memohon agar Presiden Joko Widodo memberikan dukungan kepada Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog) Budi Waseso untuk stop melalukan impor beras.

Menurut Susi, saat ini petani di Indonesia banyak yang tengah panen. Tidak perlu impor, tegas Susi, lantaran ia yakin hasil panen petani berlimpah.

"Pak Presiden yth. Mohon stop impor beras, masyarakat masih ada yg panen, panen juga berlimpah. Mohon berikan dukungan kpd Pak Kabulog untk tidak melakukan impor. Juga melarang yg lain," kata Susi di akun media Twitter, Selasa (16/3).


Sambil memposting pemberitaan di media nasional, Susi sekaligus memention beberapa Kementrian terkait seperti Kementrian Pertanian, Kementrian Perdagangan dan Kementrian BUMN. Mirisnya, ada rencana dari pemerintah untuk mengimpor 1 juta ton beras pada tahun 2021 ini.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Budi Waseso menyampaikan tahun ini Indonesia tak perlu lagi mengimpor beras.

Mantan Jenderal bintang tiga di Kepolisian ini melaporkan, bahwa digudang Bulog masih menyimpan stok beras impor dari pengadaan tahun 2018 lalu. Adapun dari total pengadaan sebanyak 1.785.450 ton beras, masih tersisa 275.811 ton beras belum tersalurkan. Dari jumlah tersebut, 106.642 ton di antaranya merupakan beras turun mutu.

"Kami sudah lapor ke presiden saat itu, beras impor kami saat Maret tahun lalu (stoknya) 900 ribu ton sisa dari 1,7 juta ton, sekian juta ton beras impor, jadi sudah menahun kondisinya," ujar Buwas.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya