Berita

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Layangkan Protes Keras Atas Pemberitaan Adanya Pertemuan Megawati Dan Moeldoko

SELASA, 16 MARET 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberatan disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto atas pemberitaan yang menyebut Ketua Umum PDIP Megawati bertemu dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Di mana disebutkan bahwa pertemuan itu turut membahas konflik kepengurusan Partai Demokrat (PD).

Secara spesifik, Hasto menyebut pemberitaan itu dimuat dalam Koran Tempo edisi 15 Maret 2021. Selanjutnya berkembang menjadi isu di sejumlah media massa lainnya.

Hasto menilai bahwa pemberitaan itu jauh dari etika jurnalistik dan tendensius. Bahkan dia menduga ada agenda politik tertentu di balik apa yang ditulis.


“Pemberitaan secara sepihak Koran Tempo yang sepertinya ada pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri dengan Pak Moeldoko sama sekali tidak berdasar. Pertemuan tersebut sama sekali tidak terjadi. Apa yang diberitakan Koran Tempo telah melanggar prinsip dan etika jurnalistik,” ujarnya kepada wartawan, Senin kemarin (15/3).

Hasto menekankan bahwa kader banteng sudah ditanamkan sifat untuk tidak pernah melakukan intervensi terhadap urusan rumah tangga partai politik lain. Apalagi, Ketum PDIP Megawati sudah memiliki pengalaman dikhianati.

Namun pada saat bersamaan, sambungnya, PDIP lebih memilih langkah konsolidasi dan menyatu dengan rakyat. Dan membangun serta memelihara keyakinan akan prinsip Satyam Eva Jayate.

"Prinsip yang artinya bahwa kebenaran akan menang pada akhirnya,” imbuh Hasto.

Dia menekankan bahwa PDIP secara tegas menyatakan protes keras atas pemberitaan tentang pertemuan Megawati dan Moeldoko.

"Maka atas pemberitaan Koran Tempo tersebut partai menyatakan protes keras," demikian Hasto.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya