Berita

Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Net

Kesehatan

AstraZeneca: Tak Ada Bukti Vaksin Tingkatkan Risiko Pembekuan Darah

SENIN, 15 MARET 2021 | 08:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan sejumlah negara untuk menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca memuat perusahaan melakukan tinjauan data keamanan.

Berdasarkan hasil tinjauan terhadap lebih dari 17 juta orang yang telah divaksinasi di Inggris dan Uni Eropa, tidak ada bukti yang menunjukkan peningkatan risiko pembekuan darah, trombosis vena dalam atau trombositopenia, dalam usia, jenis kelamin, atau kelompok maupun di negara tertentu.

Begitu yang disampaikan oleh AstraZeneca pada Minggu (14/3), seperti dikutip Reuters.


Sebelumnya, otoritas kesehatan di Irlandia, Denmark, Islandia, dan Belanda telah menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Sementara Austria menghentikan penggunaannya selama penyelidikan kasus kematian akibat gangguan koagulasi.

Badan Obat Eropa (EMA) mengatakan tidak ada indikasi bahwa kejadian itu disebabkan oleh vaksinasi. Hal yang sama juga disuarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut AstraZeneca, sejauh ini 15 peristiwa trombosis vena dalam dan 22 peristiwa emboli paru telah dilaporkan, yang serupa dengan vaksin Covid-19 berlisensi lainnya.

AstraZeneca mengatakan pengujian tambahan telah dan sedang dilakukan oleh perusahaan dan otoritas kesehatan Eropa, di mana sejauh ini tidak ada tes ulang yang menunjukkan kekhawatiran.

Vaksin AstraZeneca, yang dikembangkan bekerja sama dengan Universitas Oxford, telah mendapat izin untuk digunakan di Uni Eropa dan banyak negara tetapi belum oleh regulator Amerika Serikat.

Perusahaan sedang mempersiapkan untuk mengajukan otorisasi penggunaan darurat AS.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya