Berita

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana/RMOLJabar

Kesehatan

Ditegur Ridwan Kamil, Pemkot Bandung Klaim Vaksinasi Terkendala Jatah Kuota

MINGGU, 14 MARET 2021 | 15:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi di Kota Bandung hingga kini masih terganjal kuota yang diberikan kepada pemerintah Kota Bandung.

Begitu disampaikan Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana berkenaan dengan teguran Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang meminta kepala daerah mempercepat vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat.

"Sebetulnya Kota Bandung pada dasarnya menunggu jatah kuota vaksin," kata Yana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (14/3).


Yana menjelaskan, saat ini proses vaksinasi terus berjalan di Kota Bandung. Sasaran vaksinasi diberikan kepada mereka yang menjadi prioritas di tahap II. Untuk memasifkan vaksinasi, pihaknya hanya memberikan sesuai kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat dan menunggu jatah kuota selanjutnya.

"Kuota vaksinnya yang kita tunggu," tegasnya.

Gubernur Ridwan Kamil sebelumnya menegur para kepala daerah di Jabar agar mempercepat pelaksanaan vaksinasi yang ditargetkan untuk 36 juta jiwa.

"Sekarang 20 ribu per hari, kalau 300 hari saja, baru enam juta jiwa. Jabar targetnya 36 juta jiwa, makanya baru bisa enam tahun selesai semua," ujar Ridwan dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin lalu (8/3).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya