Berita

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Partai Paling Stabil, Wajar ELektabilitas Golkar Melejit

SABTU, 13 MARET 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

RMOL.  Melejitnya perolehan suara Partai Golkar dalam survei terbaru disinyalir karena partai berlambang beringin paling stabil ketimbang yang lainnya.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnias Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/3).

Kata Dedi, Partai Golkar selama ini terbebas dari politik tokoh. Apalagi, Golkar sangat piawai mengelola momentum.



Analisa Dedi, di saat partai lain sangat bergantung pada kekuatan figur, partai Golkar tetap kokoh dengan konsolidasi partai yang dibangun rapi.

"Di luar itu, Golkar tidak dapat dipungkiri sebagai Parpol paling stabil, selain karena terbebas dari politik tokoh, Golkar juga terbukti piawai mengelola momentum," demikian kata Dedi.

Selain itu, pengamatan Dedi, dua partai lain seperti PDIP dan Gerindra dilanda kasus dugaan korupsi yang melanda kader partainya.

"Cara bacanya bisa saja karena ada penurunan eleltabilitas di Parpol pemenang pemilu, PDIP dan Gerindra, motor penurunannya adalah berbagai kasus yang sedang menimpa kedua Parpol itu," demikian kata Dedi.

Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan survei terhadap 1.898 responden di 34 Provinsi melalui saluran telepon gengam mengunakan layanan Video Call Whatsapp.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia Arifin Nur Cahyono menyampaikan, saat responden ditanya jika pemilihan anggota DPR RI diadakan saat ini, partai atau dari calon mana yang akan dipilih. Secara spontan, kata Arifin, PDIP dan Golkar yang paling banyak disebut.

Dimana hasilnya, PDIP 15,2 persen, Golkar  14.9 persen, Gerindra 9,3 persen, PKB 6,7 persen, Nasdem 6,3 persen, PKS 5,2 persen, Demokrat 3,4 persen, PPP 3,1 persen, PAN 2,8 persen dan 33,1 persen belum menjawab.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya