Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Elektabilitas Golkar Tinggi Karena Faktor Airlangga, Emrus: Tepat, Secara Logika Dan Akademis

SABTU, 13 MARET 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pakar komunikasi Emrus Sihombing mengamini faktor Airlangga Hartarto membuat elektabilitas Partai Golkar tinggi. Berdasarkan survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) Golkar mendapat 14,9 persen kedua tertinggi setelah PDIP.

“Saya kira ini tidak hanya sekedar masuk akal (logika), namun juga secara akademis. Andaikan ada kajian mendalam secara akademik, akan semakin terungkap (faktor Airlangga membuat elektabilitas Golkar tinggi),” kata Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/3).

Emrus melihat, pasca Partai Golkar dipimpin oleh Airlangga Hartarto terus melesat menjadi partai yang solid. Di internal misalnya, kata Emrus, Airlangga mampu menghimpun kekuatan-kekuatan yang ada di dalam partai belambang beringin itu.


“Terjadi konsolidasi di internal Partai Golkar secara masif, terstruktur dan sistematis. Kita lihat di dalam, faksi-faksi yang ada disana itu kini menjadi satu kesatuan,” ungkap akademisi dari Universitas Pelita Harapan ini.

Kalaupun, ada perbedaan pendapat itu hanya sebatas dialektika saja, yang menurut Emrus justru mampu dihimpun oleh Airlangga menjadi satu gagasan dari Partai Golkar dalam konteks persaingan antar sesama partai politik.

“Kita lihat Pilkada Serentak (2020) kemarin. Golkar mendapat 61 persen total kemenangan pilkada dari beberapa daerah,” ungkap Emrus.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya