Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Revisi UU ITE Tidak Masuk Prolegnas Prioritas, Saleh Daulay: Padahal Banyak Yang Mendukung Supaya Direvisi

SABTU, 13 MARET 2021 | 00:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak masuknya revisi Undang Undang ITE dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas DPR RI tahun 2021 mengundang kekecewaan.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo secara terbuka meminta agar UU ITE direvisi untuk menghapus sejumlah pasal multitafsir atau yang diistilahkan pasal karet.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan, sebetulnya pernyataan Presiden Jokowi untuk revisi UU ITE tersebut disambut positif oleh sejumlah kalangan masyarakat.


“Karena sebetulnya kan yang membicarakan soal perlunya revisi terhadap UU ITE, adalah presiden dan itu disambut oleh banyak pihak,” kata Saleh kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/3).

Anggota Komisi IX DPR RI ini menambahkan bahwa perubahan UU ITE merupakan hal yang dinanti masyarakat dan banyak yang mendukung supaya direvisi.

Namun, Menkominfo Johnny Gerrard Plate melontarkan pernyataan bahwa UU ITE tidak perlu direvisi tapi dibuatkan pedoman interpretasi.

Hal inilah yang kemudian membuat bingung masyarakat, terkait arahan presiden untuk merevisi tetapi Menkominfo justru memilih jalur lain.

“Lalu kan ada muncul pendapat lagi akan dibuat semacam pedoman interpretasi yang disebut disampaikan oleh Menkominfo, tapi itu banyak yang mengkritik ya karena dianggap pedoman interpretasi tidak bisa dijadikan sebagai payung hukum untuk menuntaskan perselisihan dan polemik terkait dengan pasal pasal karet yang ada di undang undang ITE,” tegasnya.

“Maka, hampir semua yang mengatakan lebih bagus undang-undangnya itu direvisi nggak jadi lagi, sebagai bagian bagian dari yang menimbulkan perdebatan di wilayah hukum,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya