Berita

Ketum DPP PPP, Suharso Monoarfa saat membuka Rapimnas I/Ist

Politik

Buka Rapimnas PPP, Suharso Tidak Ingin Ada Lagi Friksi Internal

JUMAT, 12 MARET 2021 | 17:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke I pada Jumat siang (12/3).

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan, Rapimnas kali ini antara lain mensosialisasikan PO (Peraturan Organisasi) kepada para pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) PPP se-Indonesia.

"Sesuai janji saya kepada teman-teman DPW mengenai PO (Peraturan Organisasi) yang akan segera kita terbitkan dalam rangka untuk menjemput Muswil dan juga Muscab yang akan datang," ujar Suharso Monoarfa saat memberikannya pidato yang sekaligus membuka acara Rapimnas tersebut.


Suharso juga berpesan kepada seluruh kader partai berlambang Ka'bah tentang pentingnya menjaga persatuan dan terus membangun PPP agar kembali berjaya.

"Saya berharap Muswil berjalan dengan adem, sejuk, dan kemudian menjadi contoh untuk yang lainnya. Kita selesaikan dengan baik," tuturnya.

"Kalau ada sesuatu yang harus kita bahas, ya kita bahas, setengah kamar, sepertiga kamar, seperempat kamar, monggo. Kita selesaikan dengan mulus," imbuhnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) itu tidak ingin ada friksi-friksi di internal PPP yang tidak bisa terselesaikan.

Ia mengaku lelah jika PPP terfokus pada persoalan internal yang tak kunjung.

Kata Sumo friksi internal hanya akan menghambat perjuangan partai.

"Kita tidak ingin sekecil apapun ruang yang setitik atau sebesar nila mengganggu PPP ini. Kita sudah lelah dengan hal itu. Ya Pak Djan Faridz? Kita ingin partai ini namanya saja merawat persatuan dan pembangunan," ucapnya.

"Sekali lagi, inilah kesempatan yang diberikan kepada kita semua untuk mempertaruhkan kebolehan kita untuk menjaga eksistensi," sambungnya.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrohim, Rapimnas I PPP dinyatakan dibuka," demikian Suharso Monoarfa membuka acara Rapimnas.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya