Berita

Diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Vaksin Covid-19 Aman, Masyarakat Sehat" pada 12 Maret 2021/Repro

Kesehatan

Masyarakat Jangan Bereuforia, Kekebalan Vaksin Tak Dapat Muncul Secara Langsung

JUMAT, 12 MARET 2021 | 16:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kehadiran vaksin Covid-19 diharapkan tidak menimbulkan euforia di masyarakat hingga akhirnya mengabaikan protokol kesehatan.

Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dr. Lia Partakusumah dalam diskusi virtual Bincang Sehat bertajuk "Vaksin Covid-19 Aman, Masyarakat Sehat" pada Jumat (12/3).

Menurut dr. Lia, vakasinasi tidak dapat memberikan dampak secara langsung. Kekebalan baru dapat muncul dua atau tiga pekan setelah suntikan dosis kedua.


Selain itu, vaksin Sinovac yang saat ini digunakan oleh Indonesia juga hanya memiliki efikasi sebesar 65 persen, sehingga tidak melindungi secara penuh.

"Jadi masih ada orang-orang yang belum bisa membentuk kekebalan di tubuhnya. Setiap orang kan berbeda-beda, ada orang yang cepat merespons hingga antibodinya cepat terbentuk, tapi ada juga yang lambat, bahkan tidak bisa membentuk antibodi," jelasnya.

Kendati begitu, dr. Lia meyakini jika kehadiran vaksin dapat menurunkan kekhawatiran dari gejala Covid-19 berat. Meski ia juga mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Tentu kami berharap masyarakat tidak euforia. Tetap masing-masing menjalankan protokol kesehatan," imbaunya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya