Berita

Ilustrasi/net

Politik

PKB Jatim: Kader PKB Wajib Jaga Kebesaran NU

JUMAT, 12 MARET 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Timur yang digelar secara virtual pada Minggu (7/3) berjalan lancar, demokratis, dan mayoritas diputuskan berdasarkan musyawarah mufakat.

Menurut Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah, ini mencerminkan kedewasaan politik kader PKB sudah cukup matang.

"Kita sudah capek dengan perseteruan politik, bagi PKB itu sudah lewat dan waktunya kita menebar kemaslahatan (kemanfaatan) melalui kebijakan politik," katanya beberapa waktu lalu.


Sehingga, lanjut Anik, tidak ada lagi barisan sakit hati pasca musyawarah cabang.

"Semua dilakukan dengan musyawarah mufakat, semua kader yang siap berjuang melalui PKB terakomodir dalam kepengurusan dan itu saat muscab sekaligus dikukuhkan semua pengurus DPC se-Jatim di tanggal 7 Maret kemarin," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Dengan begitu, Anik yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini menaruh harapan besar kepada pengurus yang baru bisa lebih cepat bergerak untuk melakukan refresh design demi menyongsong kemenangan pada Pemilu 2024.

"Program-program yang dibuat tidak sekadar retorika dan kemenganan pemilu, namun lebih pada kita selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan. Kita menjadi solusi dari persoalan-persoalan masyarakat," terangnya.

Di samping itu, lanjut Anik, menjaga soliditas internal dan melakukan sinergitas dengan semua elemen masyarakat, utamanya dengan NU. Khidmat kepada NU harus lebih diperkuat dan lebih maksimal lagi.

"Karena adanya PKB berawal dari para masayikh NU, sehingga wajib hukumnya seluruh kader PKB menjaga eksistensi, memperjuangkan program-program, demi keberlangsungan dan kebesaran NU," tegas Anik.

"PKB harus bisa menjadi ruang agregasi bagi masyarakat dan wadah aspirasi yang menjadi idaman dalam mengawal keberlangsungan reformasi," demikian Anik Maslachah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya