Berita

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)/Net

Politik

Ali Rumona: Sangat Disayangkan, Perkaderan Jadi Alat Politis Calon Ketum Jelang Kongres HMI

KAMIS, 11 MARET 2021 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Manuver calon ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) jelang Kongres ke XXXI yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, mendapat sorotan.

Salah satunya diutarakan kader HMI Cabang Ciputat Ali Akbar Rumona. Dia menyesalkan calon ketua umum melakukan blusukan dengan wajah perkaderan hanya untuk menarik suara kemenangan.

"Beberapa calon kandidat ketua umum PB HMI memanfaatkan momentum Kongres HMI XXXI di Surabaya sebagai blusukan kemenangan dengan alih-alih bicara perkaderan," ujar Ali Rumona, Kamis (11/3).


Padahal, kata dia, HMI dibentuk dengan tujuan keumatan dan kebangsaan, dalam rangka mengembalikan formulasi perkaderan sebagai jantung organisasi.

"Sangat disayangkan, jika calon ketua umum PB HMI seperti ini adalah merusak dan mencederai orientasi cita-cita HMI di dunia internasional maupun nasional," tuturnya.

Menurutnya, jika perkaderan hanya sebatas untuk mendapat kemenangan. Maka, hal-hal semacam itu yang akan menghambat perkembangan HMI>

"Jika kepentingan calon kandidat ketua umum PB HMI hanya menjadikan tradisi politik praktis dengan sengaja memanfaatkan perkaderan sebagai senjata kemenangan, maka dipastikan HMI akan stagnan, dan tidak terporos lagi pada cita-cita perjuangan HMI secara komprehensif," jelasnya.

Dia menekankan kepada calon ketua umum HMI untuk bisa memisahkan langkah mencari kemanangan secara politis dan aktifitas pengembangan perkaderan.

"Jangan campur baur antara perkaderan dengan politik, baik politik cabang maupun PB HMI, Hal ini sangat tidak rasional jika calon kandidat ketua umum PB HMI memanfaatkan momentum kongres dengan alibi perkaderan," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya