Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron/Net

Politik

Soal Adanya Tekanan Dari KLB Deli Serdang Ke DPD Dan DPC, Begini Kata Herman Khaeron

KAMIS, 11 MARET 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak di Deli Serdang disebut-sebut melakukan tekanan terhadap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).  

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan perlawanan terhadap setiap upaya yang ingin mendelegitimasi kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya tidak ingin terlalu dalam membicarakan itu. Karena yang terpenting mereka (DPD dan DPC) juga tidak meladeni. Oleh karenanya, kami tidak menganggap itu penting untuk dibahas," ujarnya, Rabu (10/3).


"Tetapi kami tetap melakukan konsolidasi, koordinasi, dan melakukan perlawanan terhadap setiap upaya untuk mendelegitimasi terhadap Dewan Pimpinan Pusat dengan ketua umum AHY yang sah," sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Di samping itu, pihaknya juga akan menempuh upaya hukum dalam menanggapi digelarnya KLB Demokrat di Deli Serdang yang dinilai inkonstitusional dan ilegal.

"Kalau itu inkonstitusional, berarti ada pelanggaran hukum di dalamnya. Misal untuk para peserta, kalau yang datang ke sana bukan para ketua DPD dan DPC yang sah, berarti ada mandat-mandat palsu, yang itu bisa masuk dalam kategori pemalsuan," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya